4 Kesalahan dalam Merangkai Manik

Standard

Tahu nggak sob, merangkai manik-manik bisa menjadi kegiatan yang mengasyikkan, menghibur, sekaligus menghilangkan stress lho..tentunya bila dilakukan dengan cara yang benar. Kalau nggak, bukannya menghilangkan stress, malah bisa mendatangkan stress kali ya, hehe..Selain itu, jika ditekuni kegiatan ini bukan hanya bisa menjadi hobi yang menyenangkan tetapi juga bisa membukan peluang usaha. Nah, untuk menjadikan kegiatan ini menyenangkan sekaligus mendatangkan rezeki bagi dirimu, berikut 4 kesalahan umum dalam merangkai manik-manik yang sering terjadi dan wajib kamu ketahui sekaligus tips-tips untuk menghindari kesalahan-kesalahan tersebut.

   1.    Memilih Manik-Manik yang Tidak Sesuai

Ketika baru memulai, memang sangat menggoda rasanya untuk bisa menyelesaikan sebuah project atau pola dengan menggunakan manik-manik apapun yang kamu punya.

Sayangnya, kadang-kadang hasilnya malah kurang memuaskan. Manik-manik rangkaianmu tidak terlihat bagus seperti yang kamu harapkan, jarak antar manik tidak sama, atau mungkin secara keseluruhan design¬-nya jadi tampak aneh. Dan parahnya, kamu tidak tahu dimana letak kesalahannya.

Sebelum kamu berpikir bahwa letak kesalahannya ada pada teknik yang kamu gunakan untuk merangkai manik-manik, pertimbangkanlah bahwa tersangka sebenarnya mungkin adalah manik-manik yang kamu pilih. Jika kamu menggunakan jenis manik-manik yang berbeda dengan yang tercantum pada instruksi project baik itu ukuran, bentuk, maupun bahannya, maka manik-manik rangkaianmu bisa jadi terlihat berbeda dari contoh.

Dengan pengalaman, kamu akan belajar untuk memilih manik-manik pengganti yang tepat untuk project atau pola yang kamu temui. Namun jika masih pemula, sebaiknya benar-benar ikuti petunjuk dari project atau design manik-manik yang ingin kamu buat.

   2.    Bekerja dengan Terlalu Banyak Tali Senar

Hal yang mungkin paling menjengkelkan bagi para manikers pemula adalah ketika harus berhenti beberapa kali saat tengah merangkai manik-manik hanya untuk menambah tali senar baru. Untuk menghindari hal tersebut, bisa disiasati dengan menambahkan panjang tali senar. Namun tali senar yang terlalu panjang juga memiliki masalah tersendiri. Pertama, tali senar bisa menyangkut pada apa saja di sekitarmu saat sedang merangkai manik-manik. Kedua, tali senar yang panjang biasanya lebih mudah kusut. Selain itu, waktu yang dibutuhkan untuk merapikan tali senar yang kusut bisa lebih lama dibandingkan dengan beberapa kali ganti tali senar berukuran pendek.

Solusinya? Pastikan kamu sudah mengukur tali senar sesuai dengan yang dibutuhkan pada pola. Bila khawatir tali senar yang digunakan kurang, bisa ditambahkan panjangnya sekitar 10 – 15 cm lagi.

   3.   Tali Senar Terlalu Ketat atau Terlalu Longgar

Ketegangan tali senar pada saat merangkai manik-manik akan mempengaruhi hasil akhirnya. Jika terlalu ketat, rangkaian manik-manik jadi terlihat tidak rata atau seperti mengerut dan jika terlalu longgar, rangkaian manik tampak lemas dan berlubang. Tidak ada fakta yang menyebutkan bahwa dibutuhkan latihan untuk mencapai ketegangan tali senar yang sempurna. Ketika sudah terbiasa merangkai manik dengan tali senar, maka dengan sendirinya kamu akan mengetahui ketegangan tali senar yang pas untuk rangkaian manik-manikmu. Yang terpenting, belajarlah untuk memberikan tarikan tali senar yang lembut pada setiap rangkaian.

Juga perhatikan bagaimana cara kamu menangani rangkaian manik-manik akan mempengaruhi ketegangan tali senar. Sebagai contoh, jika kamu berhenti sejenak dan meletakkan rangkaian manik-manikmu, tegangan tali senar akan mengendur. Pastikan untuk memberikan tali senar sedikit tarikan sebelum kamu mulai merangkai lagi agar tidak menciptakan area yang longgar di antara manik-manik.


   4.    Pobia Terhadap Teknik Beading Tertentu

Ada banyak teknik merangkai manik-manik yang bisa dipelajari, dan mungkin tidak semua akan menjadi favorit kamu. Tapi cobalah tidak membatasi dirimu untuk belajar berbagai teknik atau pobia terhadap teknik tertentu seperti odd-count flat peyote stitch (kalau penasaran dengan teknik ini, googling aja ya sob). Pada umumnya, manikers pemula memang pobia terhadap teknik ini, mungkin karena dirasa lebih sulit dibandingkan teknik-teknik merangkai manik lainnya. Padahal odd-count flat peyote stitch bisa memberikan beberapa kemungkinan desain yang menarik yang mungkin tidak bisa dilakukan dengan menggunakan teknik-teknik lainnya. Jadi, jika kamu menghindari teknik ini atau teknik lainnya yang kamu pikir sangat sulit, berarti kamu telah membatasi kreativitasmu.

Sebagai langkah awal, pilihlah teknik merangkai manik yang kamu rasa mudah mempelajarinya. Setelah kamu menguasai teknik tersebut, perlahan-lahan kamu bisa belajar berbagai teknik lainnya. Yang penting bersabar dan yakinlah bahwa semua teknik merangkai manik bisa dilakukan. Dan bahkan teknik yang lebih rumit sekalipun akan menjadi lebih mudah dengan praktik. Ingat, pikiran positif akan membawamu pada hasil positif pula.

Oce deh sobat, sekian dulu ya tips manik-manik kali ini. Mudah-mudahan selanjutnya nanti bisa ditambahin lagi tips lainnya. Semoga bermanfaat dan happy beading!

Salam KREASIONLINEKU

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s